Sabtu, 16 Juni 2012

ARTI LOGO KOTA PARIAMAN


Oleh : ALFIANDRI ZAHARMI
Pencipta LOGO Kota Pariaman





Unsur Lambang :
1. Perisai Bersegi Lima
2. Tulisan Kota Pariaman
3. Lukisan Rumah Adat Minangkabau
4. Tulisan SABIDUAK SADAYUANG
5. Lukisan Biduk
6. Lukisan Laut dan Alun Gelombang


Pengertian Lambang Daerah Kota Pariaman:

1. Perisai Bersegi Lima melambangkan perjuangan dalam mewujudkan berdirinya Kota Pariaman dan perlindungan agar Kota Pariaman tetap kokoh berdiri yang berlandasarkan pada Pancasila serta di dijiwai oleh Budaya Minangkabau
2. Tulisan KOTA PARIAMAN menunjukkan Pariaman sebagai Daerah Otonom dengan warna putihnya... bahwasanya kota pariaman itu bersih dan suci.......
3. Lukisan Rumah Adat Minangkabau Bergonjong Lima, dengan satu pintu dan enam jendela memberi simbol sikap transparansi dan warna kuning artinya masyarakat Kota Pariaman bersifat terbuka/transparan dan berasal dari Penghulu Bodi Caniago dan Koto Piliang
4. Lukisan Kubah Masjid melambangkan masyarakat Kota Pariaman berpenduduk Muslim serta bahwasanyanya agama islam di sumatra barat masuk pertamanya bertempat dipariaman dengan istilah yang kita kenal di sumtra barat "" Agamo Mandaki, Adaik Manurun"" dan dasar putih menunjukkan kesucian dan kebenaran
5. Tulisan SABIDUAK SADAYUANG berarti masyarakat Pariaman dalam membangun selalu mengutamakan kebersamaan diatas kepentingan pribadi atau golongan dan masyarakat bersama Pemerintah secara bersama-sama bertanggung jawab membangun daerah
6. Lukisan BiduAk melambangkan Kota Pariaman terletak dipesisir pantai Samudra Indonesia dengan warna hitam berarti ketahanan dalam hempasan badai serta layar terkembang yang digambarkan dengan garis warna merah kasumA menunjukkan keberanian... pada zaman dahulu pariaman dikenal dengan Biduak Balacuang dan Biduak Pincalang..... yang dahulunya salah satu alat untuk para masyarakat dahulu pergi menangkap ikan...
7. Lukisan Laut dan Alun Gelombang dengan enam garis melambangkan masyarakat Kota Pariaman merupak daerah yang sebelah barat berbatas dengan laut dana serta tetap berpegang teguh pada rukun Iman yang enam.



Pengertian Warna Lambang Daerah Kota Pariaman:

1. Warna Hitam melambangkan kepemimpinan Ninik Mamak/Penghulu yang tahan uji, ulet dan sabar
2. Warna Kuning Emas melambangkan keagungan dan kemuliaan terhadap kebenaran suatu nilai budaya
3. Warna Merah melambangkan keberanian dan kegigihan bagi pengemban amanah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan
4. Warna Putih memiliki makna kesucian dan kedamaian dalam tatanan kehidupan masyarakat
5. Warna Biru menggambarkan bahwa kota Pariaman terbentang dikawasan pesisir laut Samudra Indonesia. Arti warna adalah berarti adalah damai... Artinya masyarakat kota pariaman selalu saiyo sakato atau sabiduak sadayuang dalam melakukan suatu pekerjaan ...
6. Dari keseluruhan warna yang ada terdapat warna "KUNING, HITAM MERAH yang merpakan TALI TIGO SAPALIN, TIGO TUNGKU SAJARANGAN" jADI MASYARAKAT KOTA PARIAMAN selalu menjaga nama Baik Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai


Nama - Nama Yang Telah Memimpin Kota Pariaman:

1. Drs. Adlis Legan (1987 – 1993), adalah Walikota Administratif pertama, yang telah berhasil meletakkan dasar dan landasan bagi pembangunan Kota Pariaman ke depan dengan konsep tata ruang dan pengembangan wilayah yang memiliki dimensi sampai tahun 2006. 

2. Drs. Martias Mahyuddin, MSc., Walikota Administratif yang kedua, periode 1993 – 1998. Seorang pamong yang merakyat sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan mengaktifkan seluruh elemen masyarakat. 

3. Drs. Firdaus Amin, Walikota Administratif yang ketiga periode 1998–2002. Selama masa kepemimpinannya terkenal dengan disiplin yang ketat dan mampu membawa perubahan mendasar dan bersejarah, yakni dengan seluruh stakeholders berjuang menjadikan Kota Pariaman menjadi Kota otonom. Beliau dipercaya Pemerintah menjadi Penjabat Walikota Pariaman pertama sampai dengan Agustus 2003 dengan tiga agenda utama: mempersiapkan SOTK Pemerintah Kota Pariaman, memfasilitasi pengisian keanggotaan DPRD Kota Pariaman dan memfasilitasi pemilihan Walikota/Wakil Walikota Pariaman periode 2003-2008. 

4. Drs. Sultani Wirman, Assisten Kessos Kantor Wakil Gubernur Sumatera Barat ditunjuk menjadi Pj. Walikota Pariaman kedua mulai Agustus sampai dengan Oktober 2003. 

5. H. Nasri Nasar, SH. dan Ir. Mahyuddin periode 2003 -2008 yang dilantik pada tanggal 9 Oktober 2003, dengan visi dan misi membangun kerangka pemerintahan yang optimal menuju kota perdagangan dan jasa, berusaha membangun infrastruktur guna meningkatkan ekonomi kerakyatan. Perlahan tapi pasti telah menampakkan pembangunan yang cukup berarti. Ini terlihat dari perkembangan pertumbuhan ekonomi, peningkatan mutu pendidikan, dan kesehatan selama tiga tahun berjalan. 

6. Ir. Mahyuddin, dilantik pada tanggal 22 Februari 2007, melanjutkan program yang telah disusun pasangan terdah


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar